Pages

Ads 468x60px

Footer Widget 1

What is that?

Loading...

Sample text

Pembelajaran yang menggunakan media Internet berupa web maupun blog

Footer Widget 3

Recent Posts

Introduction

Recent comments

Sample Text

Script kode
  • Add to Facebook
  • Add to Digg
  • Add to Twitter
  • Add RSS Feed

Blogger news

Download


Get your own Digital Clock

Blogger Tricks

Blogger Themes

Footer Widget 2

Entri Populer

Featured Posts

Selasa, Mei 24, 2011

Cara membuat "Read More" di postingan di blogger






1. Login ke Blogger anda, lalu masuk ke Design/Rancangan , pilih "Edit HTML"
2. Beri centang pada "Expand Widget Templates"

3. Cari kode </head> , agar lebih mudah , tekan "ctrl+f" lalu ketik </head>
4. Setelah ketemu letakkan kode dibawah ini tepat diatas </head>



<script type='text/javascript'> var thumbnail_mode = &quot;no-float&quot; ; summary_noimg = 300; summary_img = 301; img_thumb_height = 150; img_thumb_width = 150; </script>
<script type='text/javascript'>
//<![CDATA[
function removeHtmlTag(strx,chop){
if(strx.indexOf("<")!=-1)
{
var s = strx.split("<");
for(var i=0;i<s.length;i++){
if(s[i].indexOf(">")!=-1){
s[i] = s[i].substring(s[i].indexOf(">")+1,s[i].length);
}
}
strx = s.join("");
}
chop = (chop < strx.length-1) ? chop : strx.length-2;
while(strx.charAt(chop-1)!=' ' && strx.indexOf(' ',chop)!=-1) chop++;
strx = strx.substring(0,chop-1);
return strx+'...';
}
function createSummaryAndThumb(pID){
var div = document.getElementById(pID);
var imgtag = "";
var img = div.getElementsByTagName("img");
if(img.length<1) {
imgtag = '<span style="float:right; padding:0px 0px 5px 10px;"><img src="http://2.bp.blogspot.com/_0Nr--qemD8Y/TCLunoOn0SI/AAAAAAAAAsU/PFNWur48hKg/s1600/def-thumb.png" width="'+img_thumb_width+'px" height="'+img_thumb_height+'px"/></span>';
var summ = summary_noimg;
}
if(img.length>=1) {
imgtag = '<span style="float:right; padding:0px 0px 5px 10px;"><img src="'+img[0].src+'" width="'+img_thumb_width+'px" height="'+img_thumb_height+'px"/></span>';
summ = summary_img;
}
var summary = imgtag + '<div>' + removeHtmlTag(div.innerHTML,summ) + '</div>';
div.innerHTML = summary;
}
//]]>
</script>


Keterangan:
summary_noimg = 300 menunjukkan jumlah karakter yang ditampilkan tanpa gambar
summary_img = 301 menunjukkan jumlah karakter yang ditampilkan termasuk gambar
img_thumb_height = 150 menunjukkan tinggi gambar thumbnail
img_thumb_width = 150 menunjukkan lebar gambar thumbnail
float:right menunjukkan posisi gambar thumbnail di kanan. Jika anda ingin gambar thumbnail berada di kiri ganti right menjadi left
img src="http://2.bp.blogspot.com/_0Nr--qemD8Y/TCLunoOn0SI/AAAAAAAAAsU/PFNWur48hKg/s1600/def-thumb.png" adalah gambar cadangan yang muncul jika tidak ada gambar dalam postingan. Anda bisa ganti gambar cadangan dengan gambar lain atau hapus saja alamat gambarnya jika anda tidak mau menggunakan gambar cadangan.


5.  Kemudian  cari <data:post.body/> atau <p><data:post.body/></p>
6. Jika sudah ketemu , maka hapus kode hiatas (<data:post.body/> atau <p><data:post.body/></p>)
7. Lalu Copy kan Code dibawah ini di tempat code yang dihapus tadi :

<b:if cond='data:blog.pageType != &quot;item&quot;'>
<div expr:id='&quot;summary&quot; + data:post.id'><data:post.body/></div>
<script type='text/javascript'>createSummaryAndThumb(&quot;summary<data:post.id/>&quot;);</script>
<span class='rmlink' style='float:left'><a expr:href='data:post.url'><b>Read more &#187;</b></a></span>
</b:if>
<b:if cond='data:blog.pageType == &quot;item&quot;'><p><data:post.body/></p>
</b:if>

8. Finish ^_^ , simpan tempelate , dan lihat hasilnya di blog anda.....selamat mencoba.

TEORI KECERDASAN GANDA












Senin, Mei 23, 2011

ASSURE Model (Systematic Planning for Media Use)



Teknologi dan media yang kita digunakan dalam pembelajaran akan menjadi efektif apabila ada “klik” atau pas antara karakteristik pembelajarnya (audiens) dengan metode, media, dan bahan yang digunakan.
Untuk mewujudkan hal tersebut di atas perlu adanya perencanaan yang efektif.  Perencanaan yang efektif harus dimulai dengan perencanaan sistematik. Salah satu model yang ditawarkan sebagai langkah-langkah dalam proses perencanaannya adalah model ASSURE. Dengan model ini diharapkan kita dapat memilih jenis media yang tepat dalam proses pembelajaran (walaupun tidak menutup kemungkinan untuk digunakan pada konteks yang lain, contoh : seminar, penyuluhan, dll).

Analyze Learners
Menganalisa pembelajar adalah salah satu faktor yang wajib hukumnya untuk dilakukan sebelum kita melaksanakan sebuah pembelajaran. Ada 3 hal yang semestinya diperhatikan dalam menganalisa pembelajar :

1.      Karakteristik Umum
Yang termasuk dalam karakteristik umum adalah usia, tingkat pendidikan, pekerjaan, kebudayaan, dan faktor sosial ekonomi. Karakteristik umum ini dapat digunakan untuk menuntun kita dalam memilih metode dan media untuk pembelajaran.
Sebagai contoh, apabila pembelajar…
a.      memiliki kemampuan membaca di bawah standar, maka akan lebih efektif jika media yang digunakan adalah bukan dalam format tercetak (nonprint media).
b.      kurang tertarik terhadap materi yang disajikan, diatasi dengan menggunakan media yang memiliki tingkat stimuli yang tinggi, seperti : penggunaan video tape, permainan simulasi, dll.
c.       baru pertama kali melihat atau mendapat konsep yang disampaikan, lebih baik menggunakan cara atau pengalaman langsung (realthing). Bila sebaliknya, menggunakan verbal atau visual saja sudah dianggap cukup.
d.      heterogen, lebih aman bila menggunakan media yang dapat mengakomodir semua karakteristik pembelajar seperti menggunakan video tape.

2.      Spesifikasi Kemampuan Awal
Berhubungan dengan pengetahuan dan kemampuan yang dimiliki pembelajar sebelumnya. Informasi ini dapat kita temukan bila kita memberikan entry test/entry behavior kepada pembelajar sebelum kita melaksanakan pembelajaran. Hasil dari entry test ini dapat dijadikan acuan tentang hal-hal apa saja yang perlu dan tidak perlu lagi disampaikan kepada pembelajar.

3.      Gaya Belajar
Gaya belajar berasal atau timbul dari adanya kenyamanan yang kita rasakan (secara  psikologis dan emosional) saat kita menerima dan berinteraksi dengan lingkungan belajar, karena itu muncul modalitas dalam belajar (audio, visual, dan kinestetik).


State Objectives
Perumusan tujuan ini berkaitan dengan apa yang ingin dicapai. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam perumusannya adalah :

1.      Tetapkan ABCD
 A (audiens – instruksi yang kita ajukan harus fokus kepada apa yang harus dilakukan pembelajar bukan pada apa yang harus dilakukan pengajar), B (behavior – kata kerja yang mendeskripsikan kemampuan baru yang harus dimiliki pembelajar setelah melalui proses pembelajaran dan harus dapat diukur), C (conditions – kondisi pada saat performans sedang diukur), D (degree – kriteria yang menjadi dasar pengukuran tingkat keberhasilan pembelajar).

2.      Mengklasifikasikan Tujuan
Maksud dari mengklasifikasikan tujuan disini adalah untuk menentukan pembelajaran yang akan kita laksanakan lebih cenderung ke domain mana ? kognitif, afektif, psikomotor, atau interpersonal.

3.      Perbedaan Individu
Berkaitan dengan kemampuan individu dalam menuntaskan atau memahami sebuah materi yang diberikan. Individu yang tidak memiliki kesulitan belajar dengan yang memiliki kesulitan belajar pasti memiliki waktu ketuntasan terhadap materi yang berbeda. Untuk mengatasi hal tersebut, maka timbullah mastery learning (kecepatan dalam menuntaskan materi tergantung dengan kemampuan yang dimiliki tiap individu)


Select Methods, Media, and Material
Yang perlu digarisbawahi dalam point ini adalah bahwa tidak ada satu metode yang lebih dari metode yang lain dan tidak ada satu metode yang dapat  menyenangkan/menjawab kebutuhan pembelajar secara seimbang dan menyeluruh.
Penggunaan media tidak harus diidentikkan dengan barang yang mahal. Yang jelas sebelum memilih media kita harus mempertimbangkan terlebih dahulu kelebihan dan kekurangannya. Jangan sampai media yang kita gunakan menjadi bumerang atau mempersulit kita dalam pentransferan pengetahuan kepada pembelajar.
Materi/bahan yang kita gunakan dalam proses pembelajaran, bisa yang sudah siap pakai, hasil modifikasi kita, atau hasil desain baru. Bagaimanapun caranya kita mengumpulkan materi, pada intinya adalah materi tersebut harus sesuai dengan tujuan dan karakteristik si pembelajar.


Utilize Media and Materials
Sebelum kita memanfaatkan media dan bahan yang ada, alangkah bijaksananya jika kita melaksanakan “ritual” seperti :
1.      mengecek bahan (masih layak pakai atau tidak)
2.      mempersiapkan bahan
3.      mempersiapkan lingkungan belajar
4.      mempersiapkan pembelajar
5.      menyediakan pengalaman belajar (terpusat pada pengajar atau pembelajar)


Require Learner Participation
Dalam mengaktifkan pembelajar di dalam proses pembelajaran alangkah baiknya kalau ada sentuhan psikologisnya. Berikut adalah gambaran dari adanya sentuhan psikologis dalam proses pembelajaran :
1.      behavioris, karena tanggapan/respon yang sesuai dari pengajar dapat menguatkan stimulus yang ditampakkan pembelajar.
2.      kognitifis, karena informasi yang diterima pembelajar dapat memperkaya skema mentalnya.
3.      konstruktivis, karena pengetahuan yang diterima pembelajar akan lebih berarti dan bertahan lama di kepala jika mereka mengalami langsung setiap aktivitas dalam proses pembelajaran.
4.      sosial, karena feedback atau tanggapan yang diberikan pengajar atau teman dalam proses pembelajaran dapat dijadikan sebagai ajang untuk mengoreksi segala informasi yang telah diterima dan juga sebagai support secara emosional.


Evaluate and Review
Evaluasi dan mereview adalah hal yang lazim dilakukan untuk melihat seberapa jauh media dan teknologi yang kita pilih/gunakan telah menghasilkan tujuan yang telah kita tetapkan sebelumnya. Dari hasil evaluasi akan timbul pertanyaan : apakah media dan teknologi yang kita pilih tetap bisa digunakan, dimodifikasi, ataupun tidak digunakan sama sekali.

Sabtu, Mei 21, 2011

Software Edutainment Dalam Meningkatkan Kecerdasan Intelektual Anak

      
  Dengan menggunakan software-software "Edutainment" yaitu gabungan antara EDUcation (pendidikan) dan enterTAINMENT (hiburan) karena masa anak adalah masa keceriaan dan bermain.

Download makalah "Software Edutainment Dalam Meningkatkan Kecerdasan Intelektual Anak" di sini

10 Inspirasi Nama Bayi yang 'IT Banget'

Jakarta - Nama like dan facebook sudah diambil oleh dua orangtua yang sangat terobsesi situs jejaring sosial besutan Mark Zuckerberg untuk nama anaknya. Ingin mengikuti langkah serupa dengan memberi buah hati Anda nama yang 'IT banget'?

Berikut 10 rekomendasinya yang dilansir PC World dan dikutip detikINET, Rabu (18/5/2011):

1. Perl
Ini merupakan nama salah satu bahasa pemrograman. Pun demikian nama 'Perl' dianggap cocok dan unik untuk sebuah nama manusia, namun artinya sangat 'geeky'.

2. Mac
Ini dia nama bagi calon anak yang orangtuanya merupakan Apple fan boy

3. Ruby
Nama yang juga lahir dari salah satu model bahasa pemrograman. Saat ini, nama 'Ruby' pun sudah cukup banyak digunakan, cakupannya bisa untuk laki-laki atau wanita.

4. Linus
Nama ini ditujukan bagi para orangtua yang sangat terinspirasi perjuangan Linus Benedict Torvalds, rekayasawan perangkat lunak asal Finlandia yang juga dikenal sebagai perintis pengembangan Kernel Linux.

5. Ada
Jika kata ini digunakan sebagai nama buah hati Anda, mungkin bagi kita yang tinggal di Indonesia akan terdengar agak aneh. Namun jika di dunia IT, 'Ada' merupakan sebuah bahasa pemrograman prosedural yang didesain di bawah arahan Departemen Pertahanan Amerika Serikat.

6. Alice
Kata ini mungkin yang paling sering digunakan oleh para orangtua kala memberi nama anaknya yang perempuan. Namun jika ditarik ke dunia IT, 'A. L. I. C. E' bisa berarti The Artificial Linguistic Internet Computer Entity.

7. Json
Nama 'Json' hampir seperti nama normal, karena mirip-mirip 'Jason'. Tapi jika Anda seorang geek, mungkin istilah tersebut langsung tertuju pada 'JSON' alias JavaScript Object Notation.

8. Page
Jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, nama 'Page' mungkin sedikit aneh di telinga orang Indonesia. Namun di dunia IT ada sosok fenomenal yang berhasil membawa perahu Google mengarungi kesuksesan seperti sekarang ini. Ya, dia adalah Larry Page, salah satu pendiri mesin pencari raksasa Google.

9. Pascal
Nama yang cukup bagus bagi seorang anak laki-laki. Tapi di dunia IT, 'Pasca' adalah bahasa pemrograman yang pertama kali dibuat oleh Profesor Niklaus Wirth, seorang anggota International Federation of Information Processing (IFIP) pada tahun 1971. Bahasa Pascal pada awalnya dibuat sebagai alat bantu untuk mengajarkan konsep pemrograman komputer kepada mahasiswa Profesor Niklaus.


10. PC
Nama yang aneh memang untuk seorang manusia. Tapi jika Anda begitu tergila-gila dengan komputer bisa saja menggunakan nama 'PC' untuk anak Anda. Siapa tahu bisa dijadikan kependekan nama depan.
sejati. Kata 'Mac' pun tidak terlalu asing jika dilekatkan sebagai sebuah nama.
 
Sumber : detikInet

Microsoft Salahkan Intel Soal Windows 8

Jakarta - Microsoft melancarkan kritikan terhadap Intel dengan menudingnya telah membocorkan informasi keliru soal sistem operasi terbaru yang akan dirilisnya.

Pada sebuah konferensi di Santa Clara, California, Amerika Serikat (AS), salah satu eksekutif Intel Renee James mengklaim akan ada setidaknya empat versi OS Windows 8 untuk perangkat berbasis SoC (System on Chip) ARM.

Renee juga menyebutkan, versi 'ramah' ARM untuk Windows 8 itu tidak akan bisa menjalankan program 'warisan' yang dikodekan untuk Windows 7, Vista dan XP.

Dilansir TG Daily dan dikutip detikINET, Jumat (20/5/2011), juru bicara Microsoft lantas membantah klaim tersebut dan menyebutkan informasi yang disampaikan Intel secara faktual tidak akurat.

"Pernyataan Intel pada pertemuan investor tentang rencana Microsoft untuk versi baru Windows sangatlah tidak akurat dan keliru," demikian klarifikasi perusahaan yang berpusat di Redmond, Washington, AS tersebut.

Disebutkan Microsoft, sejak awal demonstrasi dengan OS itu dengan perangkat SoC, mereka sudah sangat jelas memperlihatkan tujuan dan menekankan bahwa perusahaannya masih dalam tahap demonstrasi teknologi.

"Jadi, kami tidak punya rincian atau informasi lebih jauh untuk saat ini," tegas Microsoft.

Sumber : detikInet

Senin, Mei 16, 2011

Kiat Membasmi Virus Ramnit dari Komputer

Jakarta - Meski terbilang baru, namun penyebaran virus Ramnit memang cepat. Bahkan karena kecanggihannya yang mampu men-download virus lain, program jahat ini tergolong salah satu trojan yang sulit diberantas.

Nah setelah mengetahui ciri-cirinya, berikut adalah langkah-langkah untuk menghapus virus Ramnit yang disampaikan Alfons Tanujaya, analis antivirus Vaksincom, kepada detikINET, Selasa (1/2/2011).

Karena menginfeksi file berekstensi exe, dll, dan html, maka pembersihan sebaiknya dilakukan pada modus DOS. Untuk mempermudah pembersihan silahkan gunakan Windows Mini PE Live CD, lalu downlad tool gratis Dr.Web CureIt!

Agar optimal, sebaiknya semua media termasuk hardsisk dan flashdisk discan terlebih dahulu. Hal ini dikarenakan Ramnit akan menaruh beberapa media penyimpanan.

Sebelum melakukan pembersihan sebaiknya blok file duplikat virus dengan menggunakan fitur 'Software Restriction Policies'. Fitur ini hanya ada pada system operasi Windows XP Pro, Vista, 7, Server 2003 dan Server 2008.

Hubungkan flashdisk atau pun hardsik eksternal ke komputer. Lalu download aplikasi gratisan Dr Web Live CD pada situs berikut ini. Setelah hal tersebut usai dilakukan, pengguna bisa melanjutkan langkah-langkah berikut.

  1. Setelah software Dr.Web LiveCD berhasil di-download, burn kedalam CD/DVD
  2. Hubungkan flashdisk dan hardsik eksternal ke komputer
  3. Booting komputer melalui CD/DVD ROM
  4. Kemudian akan muncul layar 'Welcome to Dr.Web LiveCD
  5. Pilih 'Dr.Web LiveCD (Default)' kemudian tekan tombol 'Enter' pada keyboard
  6. Tunggu beberapa saat sampai muncul interface Dr.Web LiveCD yang akan menampilkan aplikasi 'Dr.Web Scanner' secara otomatis. Dr.Web Scanner ini berfungsi untuk melakukan pemeriksaan terhadap komputer anda dari kemungkinan adanya virus
  7. Untuk scan hardisk, pada layar 'Dr.Web Scanner' pilih lokasi drive yang akan di periksa dan pastikan Anda check list opsi 'Scan subdirectories' agar Dr.Web dapat melakukan pemeriksaan terhadap direktori dan subdirektori agar pembersihan lebih optimal. Jika layar Dr.Web Scanner tidak muncul klik ganda icon 'Dr.Web Scanner' yang terdapat pada Desktop.
  8. Kemudian klik tombol [Start] untuk memulai proses pemeriksaan
  9. Tunggu beberapa saat sampai proses scan selesai dilakukan. Jika ditemukan adanya virus, Dr.Web akan menginformasikan file yang terinfeksi dan jenis virus yang menginfeksi pada kolom informasi virus yang tersedia.
  10. Klik tombol [Select All] untuk memilih semua objek/file yang akan di bersihkan atau Anda dapat menentukan file mana saja yang akan Anda bersihkan dengan check list pada opsi yang tersedia
  11. kemudian klik tombol [Cure] untuk membersihkan file yang telah terinfeksi virus
  12. Tunggu sampai proses pembersihan selesai dilakukan
  13. Scan ulang komputer untuk memastikan komputer bersih dari virus
  14. Restart komputer.
Sumber : detikinet